Beram yang terjadi dikarenakan oleh gerakan pisau Frais, sisi
potongnya membentuk sebuah lingkaran, pisau frais merupakan pahat potong
yang berganda. Agar supaya pisau pisau frais dapat memotong benda kerja sisi
potongnya juga mempunyai sudut baji seperti halnya pada pahat bubut, untuk
mendapatkan beram benda kerja bergerak lurus, gerakan utama dan gerak
pemotongan dijalankan oleh mesin, selama pengerjaan setiap mata pahat
memakan benda kerja hanya pada waktu berputar dan harus mendapatkan
pendinginan, oleh sebab itu tekanan tidak seberat pada pahat bubut dan sisi
potongnya akan memotong dengan konstan.
Pada pengerjaan yang sederhana sumbu pahat pararel dengan
permukaan benda kerja yang dikerjakan, pahat berbentuk silinder dan
mempunyai sisi potong pada kelilingnya. Pada pengerjaan yang kedua sumbu
pahat tegak lurus dengan permukaan benda kerja. Pisau frais bukan hanya
memotong dengan gigigigi
pada sekelilingnya saja tetapi juga dengan bagian
muka pisau frais, beram akan terpotong sama tebalnya.
Dalam pengerjaan dengan pisau frais yang mendatar mesin akan
mendapat tekanan tidak teratur dan karena bentuk pisau yang ramping akan
terdapat goresangoresan.
Pada pengerjaan dengan pisau yang tegak lurus,setiap gigi akan
memotong beram dengan sama tebal dan mesin akan menerima tekanan sama
rata,biasanya kemampuan potongnya 15 sampai 20% lebih tinggi dari pada jika
kita menggunakan pisau yang mendatar, dengan demikian permukaan yangdihasilkan akan lebih baik, jika kita mengerjakan benda kerja dengan mesin
frais, hendaknya selalu menggunakan pisau frais tegak lurus.
Didalam suatu pengerjaan, gigigigi
dari suatu pisau frais akan dapat
rusak, pisau yang tumpul akan menghasilkan permukaan benda kerja yang tidak
bersih dan ukuran yang tidak teliti,oleh karena itu seperti pada pahat lain, pisau
ini juga memerlukan pengasahan. Pisau frais digerinda pada bagian permukaan
bebasnya, sebagai contoh pada waktu pengerjaan pisau frais ditekan ke
penyangga gigi dengan tangan, tangan yang lain menggerakkan meja pada pisau
yang diasah sepanjang roda gerinda, satu demisatu gigigigi
diasah dengan kasar
sesudah itu digerida halus.batu gerinda berbentuk cawan oleh karena hanya satu
sisi dari batu gerinda harus miring terhadap sumbu pisau yang diasah kirakira
30 , agar mendapatkan sudut bebas yang baik, penyangga gigi diletakkan
dibawah pusat pisau dengan suatu jarak tertentu.
Jumlah putaran yang digunakan tergantung dari kecepatan potong dan
diameter pisau, kecepatan potong pisau frais adalah jarak yang ditempuh oleh
satu gigi dalam meter/menit.
Kecepatan potong tergantung dari bahan benda kerja, kedalaman
pemakanan dan hasil pengerjaan yang diinginkan, untuk menghindari beban
lebih dari mesin kadang gerak pemakanan harus dihitung. Jumlah beram
terbesar dari beram per menit sama dengan jumlah beram yang diperbolehkan
per KW dalam satu menit dikalikan kemampuan mesinnya.
Kecepatan potong dalam pemfraisan merupakan kecepatan gerak putar
pahat, kecepatan dinyatakan dalam meter/menit atau ft/menit, kecepatan gerak
pahat ini tergantung dari beberapa faktor yaitu:
Bahan
benda kerja yang akan difrais
Bahan
pahat potong
Umur
ekonomis pahat potong sampai pahat tersebut harus
diasah kembali
Faktor lain yang bisa menyebabkan fariasi kecepatan potong adalah
besarnya kecepatan makan yang diinginkan, hubungan antara kecepatan
pemakanan dan kedalaman pemotongan serta kondisi mesin.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul PEKERJAAN MEMFRAIS. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL https://fraisengine.blogspot.com/2013/03/pekerjaan-memfrais.html. Terima kasih!
Ditulis oleh:
Unknown - Wednesday, March 13, 2013
Belum ada komentar untuk "PEKERJAAN MEMFRAIS"
Post a Comment